Kingsonsurya | Gratis Enlightened Success Newsletter #4 - Pemenang Vs Pengeluh
Motivasi Sukses Ebook Newsletter Gratis

Dapatkan Newsletter GRATIS berisi Artikel dan EBook seputar motivasi, pengembangan diri, dan

kekuatan pikiran yang mencerahkan jalan menuju sukses dan bahagia.

    Download Versi Pdf     |      Arsip Newsletter       |        Daftar Newsletter Gratis        |    Kirim Komentar

Halaman Utama
Kata Mutiara Inspiratif
Cerita Inspiratif
Buku & DVD Motivasi
Situs Motivasi Populer
Artikel Motivasi
Peta Situs
Kontak Kami

Buku Best Seller di Amazon:

 

Cari Buku Favorit Anda di Amazon:

 

 

 

Enlightened Success Newsletter -
Edisi No. 4

Sahabat,

Selamat Datang di Enlightened Success Newsletter Edisi Ke-4 Agustus 2007.

Dalam edisi ini, kami suguhkan:

  1. Artikel: Pilih: Menjadi Pemenang (Winner) Atau Pengeluh (Whiner)
  2. Mutiara Renungan: Jalan Menuju Sukses
  3. Inspirasi: Beda Antara Pemenang dan Pecundang
  4. Snack: 10 Negara Berpopulasi Terpadat Di Dunia
  5. Kado:Ebook "The Power of Thought" karya Henry Thomas Hamblin

=============================================

Artikel:

Pilih: Menjadi Pemenang (Winner) Atau Pengeluh (Whiner)?

Banyak orang sekarang mengeluh mengenai berbagai hal dalam hidup mereka. Dan biasanya, orang yang banyak mengeluh juga ahli dalam menyalahkan situasi atau orang lain. Mereka mengarahkan jari telunjuk pada ekonomi, pemerintah, atasan mereka, karyawan lain, pasangan mereka, atau siapapun yang mereka temui.

Bahkan ketika segala sesuatunya berjalan dengan baik, mereka yakin bahwa keadaan itu tidak akan berlangsung lama. Sambil menunggu terjadinya hal-hal buruk, mereka mengeluh dan menyalahkan segala sesuatu yang terjadi hari sebelumnya, dan menunjukkan siapa yang seharusnya dipersalahkan atas segala sesuatunya. 

Mengeluh dan menyalahkan sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan psikologis utuk melarikan diri dari masalah dan mengingkari tanggung jawab atas hidup kita sendiri. Mengeluh dan menyalahkan adalah sebuah cara lain untuk mengatakan, "Itu bukan salah saya." Menempatkan diri kita sebagai korban dari seseorang atau sebuah situasi membuat kita merasa aman.

Tapi berita buruknya adalah, menyalahkan dan mengeluh tidak akan membawa kita kemanapun. Ia hanya membuat jarak yang semakin besar terhadap solusi atas masalah kita. Orang yang menyalahkan orang lain atas masalah mereka selalu memiliki alasan untuk tidak berubah dan meningkatkan kehidupan mereka. Faktanya adalah, alasan apapun yang kita kemukakan, ia bukanlah solusi atas masalah yang kita hadapi. Selama kita masih berlindung dibalik segala alasan, kita tidak akan menemukan solusi atas masalah kita.

Hidup adalah soal pilihan. Kita mendapatkan apa yang kita pilih. Hidup kita hari ini adalah hasil dari pilihan yang kita buat kemarin. Dan hidup kita esok adalah hasil dari pilihan yang kita buat hari ini. Sekarang, mari kita putuskan apa yang akan kita pilih: 

Hadapi kenyataan, berubah dan meningkatkan kehidupan kita.

Atau

Habiskan waktu untuk menyalahkan dan mengeluh tentang segala hal.

Dalam kata yang sederhana, apa yang akan kita pilih: Menjadi Pemenang (Winner) atau Pengeluh (Whiner).

Saya yakin bahwa kita semua akan memilih yang pertama, meskipun terkadang tidak segampang itu. Namun, kita tetap harus memilih apa yang ingin kita capai dalam hidup kita. Kita harus memilih, menjadi seorang juara (victor) atau korban (victim), pemenang atau pecundang. Begitu kita mengambil keputusan, secara bertahap perubahan akan terjadi dalam hidup kita.

Sekarang, mari kita berjanji pada diri sendiri. Bila mendapati diri kita mulai mengeluh dan menyalahkan situasi atau orang lain, ingat untuk menghardik diri sendiri, "STOP!" Ambil napas yang dalam sejenak, analisa situasi, paparkan alternatif solusi yang kita miliki, ambil keputusan dan mulailah melangkah menuju solusinya.  

Ingat, sukses tidak akan datang dengan sendirinya. Kita yang harus mendatanginya, mengusahakannya. Saya ingin mengakhiri edisi kali ini dengan kutipan kata mutiara yang luar biasa dari William Jennings Bryan di bawah ini:

“Destiny is not a matter of chance, it is a matter of choice. It is not a thing to be waited for, it is a thing to be Achieved!”

"Takdir bukanlah soal kesempatan, ia adalah soal pilihan. Ia bukan untuk dinantikan, ia harus dicapai."

 

Salam Sukses,

   Kingson

Kingson Suryaatmaja

NB: Anda dapat mengutip isi artikel ini, dengan tetap mencantumkan sumbernya, yakni: http://www.kingsonsurya.com.

Dapatkan lebih banyak lagi artikel seputar motivasi dan pengembangan diri, sales dan pengembangan bisnis, serta artikel seputar hubungan keluarga dan menjadi orang tua di: http://www.kingsonsurya.com/Artikel.htm

=============================================

Mutiara Renungan:

Jalan Menuju Sukses

"Lari dari masalahmu hanya akan menjauhkanmu dari penyelesaian masalahmu.” - Devin Peltier-Robson

"Hidup adalah rangkaian pengalaman yang membuat kita semakin besar, meskipun terkadang sulit bagi kita untuk menyadarinya.” - Henry Ford

"Sukses bukanlah final, gagal bukanlah fatal; dan keberanian untuk melanjutkan adalah hal yang paling utama.– Winston Churchill

"Tidak masalah bagaimana lambatnya Anda berjalan. Yang penting Anda tidak berhenti." – Confucius

"Dua puluh tahun dari sekarang, Anda akan lebih kecewa terhadap hal-hal yang tidak Anda lakukan, daripada hal-hal yang telah Anda lakukan. Maka, angkatlah jangkar. Berlayarlah dari pelabuhan rasa aman. Songsonglah angin perubahan yang menerpa layarmu. Jelajahi. Impikan. Temukan." – Mark Twain

"Sebagian orang berhasil karena mereka ditakdirkan, tapi kebanyakan orang berhasil karena mereka menetapkan hati untuk itu!" – Author Unknown

"Sukses tidak begitu diukur dari posisi yang telah dicapai seseorang dalam hidupnya, tapi dari rintangan yang berhasil dilaluinya ketika mereka berusaha mencapai kesuksesan." – Booker T. Washington

"Jangan habiskan hidupmu dalam keraguan dan ketakutan. Curahkan hidupmu pada pekerjaan dihadapanmu, dan pastikan apa yang kamu kerjakan saat ini akan menjadi persiapan terbaik untuk masa yang akan datang." – Ralph Waldo Emerson

"Ketika rintangan meningkat, Anda bisa mengubah arah menuju sasaran Anda, tapi jangan mengubah keputusan Anda untuk mencapainya." – Zig Ziglar

"Perubahan adalah hukum kehidupan. Dan orang yang hanya melihat ke masa lalu atau masa sekarang pasti akan melewatkan masa depan." – John F. Kennedy

"Manusia tidak kekurangan kekuatan. Mereka kekurangan kemauan." – Victor Hugo

"Bila Anda tidak mendapatkan segala yang Anda inginkan, pikirkanlah hal-hal yang Anda tidak Anda inginkan yang tidak Anda dapatkan." – Oscar Wilde

“Masalah adalah kesempatan bagi Anda untuk melakukan yang terbaik.” – Duke Ellington

“Jangan biarkan kekecewaan hari kemarin mengalihkan impian hari esok.” – Pengarang Tidak Diketahui

“Pemenang kehidupan berpikir dalam pola “Saya bisa”, “Saya akan”, dan “Saya adalah”. Sebaliknya, pecundang memusatkan perhatian pada apa yang seharusnya mereka miliki, atau seharusnya mereka lakukan, atau hal-hal yang tidak dapat mereka lakukan.” - Dennis Waitley

=============================================

Cerita Inspiratif:

Beda Antara Pemenang dan Pecundang

Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban;
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.

Pemenang selalu memiliki program;
Pecundang selalu memiliki alasan.

Pemenang selalu mengatakan, "Akan saya lakukan untuk Anda”;
Pecundang mengatakan, “Itu bukan tugas saya."

Pemenang melihat jawaban atas setiap permasalahan;
Pecundang melihat masalah dalam setiap jawaban.

Pemenang mengatakan, "Memang susah, tapi tetap ada kemungkinan";
Pecundang mengatakan, “Memang ada kemungkinan, tapi itu terlalu sulit."

Ketika seorang pemenang melakukan kesalahan, ia mengatakan, “Saya salah.”;
Ketika seorang pecundang melakukan kesalahan, ia mengatakan, “Bukan salah saya.”

Seorang pemenang membuat komitmen;
Seorang pecundang membuat janji.

Pemenang memiliki impian;
Pecundang memiliki rencana kotor.

Pemenang mengatakan, “Saya harus melakukan sesuatu";
Pecundang mengatakan, “Sesuatu harus dilakukan."

Pemenang adalah bagian dari team;
Pecundang terpisah dari team.

Pemenang melihat manfaatnya;
Pecundang melihat penderitaannya.

Pemenang melihat kemungkinan;
Pecundang melihat masalah.

Pemenang percaya pada prinsip menang-menang;
Pecundang percaya bahwa agar bisa menang, seseorang harus kalah.

Pemenang melihat potensi;
Pecundang melihat masa lalu.

Pemenang memilih apa yang mereka katakan;
Pecundang mengatakan apa yang mereka pilih.

Pemenang menggunakan argument yang kuat dengan kata-kata yang lembut;
Pecundang menggunakan argument yang lemah dengan kata-kata yang kuat.

Pemenang berpegang teguh pada nilai dan berkompromi terhadap hal-hal kecil;
Pecundang berpegang teguh pada hal-hal kecil dan berkompromi terhadap nilai.

Pemenang menuruti filosofi empati: "Jangan lakukan pada orang lain hal-hal yang tidak kamu ingin mereka lakukan terhadap kamu";
Pecundang mengikuti filosofi, "Lakukan pada orang lain sebelum mereka melakukannya padamu."

Pemenang membuat segala sesuatunya terjadi;
Pecundang membiarkan segala sesuatunya terjadi.

Pengarang: Tidak Diketahui; Sumber: Tidak Diketahui

=============================================

Snack

Tahukah Anda? Sepuluh negara berpopulasi terpadat di dunia adalah:

          Negara          

Populasi

  1. China
  2. India
  3. Amerika Serikat
  4. Indonesia
  5. Brazil
  6. Pakistan
  7. Rusia
  8. Bangladesh
  9. Jepang
  10. Nigeria

1.298.847.624
1.065.070.607
   293.027.571
   238.452.952
   184.101.109
   159.196.336
   143.974.059
   141.340.476
   127.333.002

   125.750.356

 

  • Sumber : CIA World Factbook (www.aneki.com)

    =============================================

    Kado:

    Kado edisi ini adalah sebuah ebook klasik berjudul "The Power of Thought" karangan Henry Thomas Hamblin.

    Henry Thomas Hamblin (1873 – 1958) lahir di Walworth, London, dalam sebuah keluarga yang miskin. Setelah melalui berbagai kesulitan dalam berbagai bidang pekerjaan dan terlilit hutang, ia memutuskan untuk menjadi seorang ahli kaca mata. Pilihan ini menjadikannya seorang pengusaha sukses.

    Hamblin meyakini bahwa kebenaran sesungguhnya bersifat kekal. Apa yang dipikirkan seseorang akan menjadi pendorong utama perilakunya. Kekuatan pikiran akan membuat orang yang gagal menjadi berhasil dalam kancah perjuangan hidup. Kekuatan itulah yang akan membuat seseorang mencapai puncak prestasi, membuat segala kesulitan dapat diatasi, latar belakang keluarga dan orang tua  yang tidak menguntungkan menjadi tak berarti, dan menjalani hidup yang indah, yang diilhami dan disaluri energi kekuatan ilahi.

    Saya yakin Anda telah memiliki ebook lain yang telah saya berikan, ya kan? Kalau belum, maka Anda dapat mendaftarkan diri Anda sebagai anggota Enlightened Success Newsletter. Ini sepenuhnya GRATIS.

    Silahkan daftarkan diri Anda (bagi yang belum) di http://www.KingsonSurya.com.

    Untuk mendownload kado Anda edisi ini, silahkan klik gambar buku di atas.

    Ebook ini berformat Adobe Acrobat PDF. Bila Anda belum memiliki Adobe PDF Reader, Anda dapat mendownload secara gratis disini.

    =============================================

    Anda dapat mendownload newsletter edisi ini dalam bentuk file pdf untuk dikirimkan kepada kolega Anda. Silahkan download disini.

    Dapatkan lebih banyak lagi artikel, kata mutiara dan cerita inspiratif dengan mengunjungi: www.kingsonsurya.com

    Bila Anda memiliki pertanyaan, masukan, atau komentar, silahkan hubungi kami di Kingson@kingsonsurya.com

    Terima kasih telah mengunjungi KingsonSurya.com
    Related Links