Enlightened Success
Newsletter 2009- Edisi No. 2
success, motivation, inspiration, attitude, self
help, mind power, enlightened, thank you, gratitude,
grateful,
Sahabat,
Selamat Datang di
Enlightened Success Newsletter 2009 Edisi
Ke-2, Maret 2009.
Dalam edisi ini, kami suguhkan:
- Artikel: Antara Jarum Jam Dan Jarum Kompas
- Mutiara Renungan: Tujuan Hidup
- Cerita Inspiratif: Pencapaian Hidup
- Kado:Ebook "Calming The Chaotic Life"
Karangan Iain Legg
===============================================
Artikel:
Antara Jarum Jam
Dan Jarum Kompas
Dalam bukunya yang berjudul “First Things First”,
Stephen R. Covey mengemukakan konsep yang sangat
menarik. Buku ini saya baca pada tahun 1995, dan
hingga saat ini masih terus saya temukan
relevansinya.
Covey mengemukakan adanya dua jenis jarum
penunjuk yang sangat mempengaruhi hidup kita. Yang
satu adalah jarum jam, yang mengarahkan jadwal dan
aktifitas kita, sehari-hari. Jadwal dan aktifitas
yang mengisi agenda dan reminder di handphone kita.
Contohnya: meeting yang harus dihadiri, deadline
penyerahan tugas yang harus ditepati, janji
pertemuan dengan seseorang, acara bersama keluarga,
dan sebagainya.
JARUM JAM mewakili cara kita mengatur dan mengisi
waktu kita dalam perjalanan hidup ini.
|
Jarum satunya lagi adalah jarum kompas, yang memberi
petunjuk arah tujuan kita. Untuk mencapai tempat
yang hendak kita tuju, bisa saja jalannya tidak
mulus. Kadang kala, karena di hadapan kita terdapat
tembok tinggi, kita butuh bantuan anak tangga, atau
bahkan harus mengambil jalan melingkar. Apapun itu,
selama masih memegang kompas di tangan, kita tidak
akan tersesat, meskipun harus mengambil jalan
melingkar. Bila kita lepaskan kompas dari tangan
kita, atau bila jarum kompas sudah tidak lagi
menunjukkan arah yang benar, maka kemungkinan besar
kita akan tersesat.
|
 |
JARUM KOMPAS mewakili visi, nilai-nilai, prinsip
hidup, keyakinan, hati nurani, dan tujuan yang
hendak kita raih. Ia mencerminkan apa yang kita
anggap
PENTING dalam hidup kita, yang akan
mengarahkan keputusan-keputusan yang kita ambil
dalam perjalanan hidup kita.
Bila perputaran jarum jam berjalan mendekati arah
yang ditunjukkan jarum kompas, berarti kita
menjalani hidup yang searah dengan nilai dan
keyakinan kita. Hidup akan terasa indah. Kita akan
merasakan kebahagiaan dan ketenangan batin.
Masalah muncul bila terjadi kesenjangan pada kedua
jarum tersebut. Ketika kita merasa apa yang kita
lakukan tidak mendekatkan kita pada apa yang kita
anggap penting dalam hidup ini. Ketika ada
kesenjangan antara apa yang seharusnya kita
lakukan, apa yang ingin kita lakukan, dan apa
yang secara nyata kita lakukan.
Ada baiknya bila kesadaran itu muncul dari awalnya.
Namun yang seringkali terjadi, kesadaran itu muncul
belakangan, ketika semuanya sudah terjadi. Ketika
semua pencapaian sudah kita raih, kita tetap tidak
menemukan kepuasan. Yang kita temukan adalah
kehampaan dan rasa sepi.
Ibarat orang yang berusaha keras memanjat satu demi
satu “anak tangga keberhasilan” (pendidikan, jabatan,
kedudukan, penghargaan, dan kesuksesan keuangan),
namun setelah mencapai anak tangga teratas, kita
baru menyadari bahwa tangga itu bersandar pada ...
dinding yang salah.
|
Seringkali dalam proses menaiki “anak tangga
keberhasilan”, kita terlalu fokus pada salah satu
aspek. Biasanya aspek karir/pekerjaan/keuangan.
Memang tidak ada yang salah dengan ini. Tapi karir/pekerjaan/keuangan
bukanlah satu-satunya aspek dalam hidup kita. Ada
aspek keluarga, sosial (teman/lingkungan), religius,
dan sebagainya. Fokus pada satu aspek dengan
menelantarkan aspek yang lain akan membuat hidup
kita tidak seimbang. Akibatnya, tidak jarang kita
mendengar seorang sahabat curhat dengan mengatakan,
“Kan saya seperti ini juga demi keluarga. Seharusnya
mereka mengerti!.” |
 |
Hidup yang tidak seimbang justru akan
mengerdilkan arti kemajuan yang berhasil kita
raih di salah satu aspek, sebesar apapun itu. Di
puncak keberhasilan itu, kita ternyata menemukan
kehampaan dan rasa sepi. Saat itu baru kita sadari
bahwa “anak tangga keberhasilan” yang telah kita
naiki dengan susah payah, ternyata bersandar ... pada
dinding yang salah.
Arti keberhasilan di salah satu aspek baru menjadi
lengkap dengan kehadiran aspek kehidupan lainnya.
Arti keberhasilan karir misalnya, justru kita
rasakan ketika ada keluarga dan sahabat yang memberi
selamat (secara tulus) dan ikut merasakan
kebahagiaan yang kita rasakan. Dan perayaan itu
diawali dengan ucapan syukur dan terima kasih dari
dasar hati kita kepada Tuhan yang telah memungkinkan
segalanya terjadi.
Hukum kehidupan itu sebetulnya sederhana. Hidup kita
berarti karena adanya Tuhan dan kehadiran orang
lain, berupa keluarga, sahabat, rekan kerja,
karyawan, perusahaan, dan lingkungan tempat tinggal
kita. Hidup kita berarti karena kita memberi arti
dan nilai lebih bagi orang-orang yang kita cintai
dan mencintai kita.
Hendaknya kita mengisi perputaran jarum jam kita
sehari-hari, tanpa melupakan arah yang telah
ditunjuk oleh jarum kompas.
Salam Sukses,
Kingson
Kingson Suryaatmaja
NB: Anda dapat
mengutip isi artikel ini, dengan tetap mencantumkan
sumbernya, yakni:
http://www.kingsonsurya.com.
Dapatkan lebih banyak lagi artikel seputar
motivasi dan pengembangan diri, sales dan
pengembangan bisnis, serta artikel seputar hubungan
keluarga dan menjadi orang tua di:
http://www.kingsonsurya.com/Artikel.htm
================================================
Mutiara Renungan:
Tujuan Hidup
“Jalan menuju tujuan kita tidak selamanya lurus.
Kadang kita mengambil jalan yang salah, tersesat,
atau harus memutar. Mungkin masalahnya bukan jalan
apa kita ambil. Yang penting adalah kita sudah
memulai.” - Barbara Hall
“Sebuah rencana yang baik adalah seperti sebuah
peta. Ia menunjukkan tempat tujuan kita, dan
biasanya jalan terbaik menuju ke sana.” - H. Stanley Judd
“Apa yang Anda perlukan adalah sebuah rencana,
sebuah peta, dan keberanian untuk mengarah pada
tujuan Anda.” - Earl
Nightingale
“Dengan melewati semua hambatan dan rintangan,
seseorang pasti akan tiba pada tujuan yang
diinginkannya.” - Christopher Columbus
“Fokus pada perjalanannya, bukan pada tujuannya.
Kebahagiaan yang sebenarnya bukan pada saat
menyelesaikannya, melainkan pada saat melakukannya.” - Greg Anderson
“Ikuti apa yang sungguh-sungguh Anda sukai, dan
biarkan ia menuntun Anda menuju tujuan Anda.” - Diane
Sawyer
“Ia yang tidak tahu bagaimana melihat ke belakang,
ke tempat asalnya, tidak akan mencapai tempat
tujuannya.” -
Jose Rizal
“Saya tidak bisa mengubah arah angin, tapi saya
bisa menyesuaikan layar agar saya tetap mencapai
tempat tujuan saya.”
- Jimmy Dean
“Tujuan seseorang bukanlah sebuah tempat.
Sesungguhnya, ia adalah sebuah cara pandang yang
baru terhadap segala sesuatu.” - Henry Miller
“Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan.
Saat Anda melakukannya adalah jauh lebih penting
dibanding saat Anda berhasil mencapainya.” -
Arthur Ashe
“Tanpa sasaran dan rencana untuk mencapainya,
Anda adalah seperti sebuah perahu yang berlayar
tanpa tujuan.”
- Fitzhugh Dodson
“Jalan yang mengarah pada tujuan Anda tidaklah
terpisah dari tujuan Anda. Ia adalah bagian dari
tujuan itu sendiri.” - Charles de Lint
“Hidup yang baik adalah sebuah proses, bukan
sebuah keadaan. Ia adalah sebuah arah, bukan tujuan.” - Carl
Rogers
“Anda ditakdirkan menjadi orang yang Anda
putuskan.” – Ralph Waldo Emerson
“Anda dapat menentukan apa yang Anda inginkan.
Anda dapat memutuskan sasaran utama, target dan
tujuan Anda.” – W. Clement Stone
“Jalan kehidupan penuh dengan tikungan dan
belokan, dan tidak ada dua arah yang sama. Tapi
pelajaran hidup ini datang dari proses perjalanannya,
bukan dari tujuannya.” – Don
William Jr
===============================================
Puisi Inspiratif:
Pencapaian Hidup
Pada jaman dahulu
kala, hiduplah seorang raja. Suatu hari, Sang Raja
memberitahu perawat kudanya, bahwa ia diperbolehkan
menunggang kudanya dan menjelajahi daerah yang
dikehendakinya seluas mungkin. Sang Raja akan
menghadiahi perawat kuda itu semua daerah yang
berhasil dijelajahinya.
Tentu saja, sang
perawat kuda segera melompat ke kudanya dan memacu
kudanya berlari secepat mungkin, menjelajahi
sebanyak mungkin daerah yang bisa dilewatinya. Ia
terus berjalan, dan tanpa henti mencambuk kudanya
agar berlari secepat mungkin. Rasa lapar dan lelah
tidak dihiraukannya. Ia ingin bisa menjelajahi
sebanyak mungkin daerah.
Tibalah hari
dimana ia sudah berhasil menjelajahi daerah yang
cukup banyak. Namun pada saat itu, ia sudah
kehabisan tenaga dan sekarat. Bertanyalah ia pada
dirinya sendiri, "Mengapa saya memaksa diri
menjelajahi daerah sebanyak ini? Kini saya sekarat,
dan yang saya butuhkan hanya sedikit tempat untuk
menguburkan tubuh yang sekarat ini?
Pengarang: Tidak Diketahui; Sumber:
Tidak Diketahui
===============================================
Kado:
| Kado edisi ini adalah sebuah ebook berjudul "Calming
The Chaotic Life"
karangan Iain Legg. Iain Legg adalah seorang
Editor dari Dream Life Newsletter. Buku ini memuat panduan
agar kita bisa menjalani sebuah kehidupan yang
lebih efisien dan seimbang, antara karir,
pekerjaan, keluarga, dan kebutuhan
pengembangan spiritual diri kita. Ini
adalah buku yang memberi pencerahan bagi kita
untuk mencapai kehidupan yang lebih produktif
dalam segala aspek kehidupan kita. |
 |
Saya yakin Anda telah memiliki ebook lain yang telah
saya berikan, ya kan? Kalau belum, maka Anda dapat
mendaftarkan diri Anda sebagai anggota
Enlightened
Success Newsletter. Ini sepenuhnya GRATIS.
Silahkan
daftarkan diri Anda (bagi yang belum) di
http://www.KingsonSurya.com.
Untuk mendownload kado Anda edisi ini, silahkan
klik gambar buku di atas.
Ebook ini berformat Adobe Acrobat PDF. Bila Anda
belum memiliki Adobe PDF Reader,
Anda dapat
mendownload secara gratis disini.
=============================================
Anda dapat mendownload newsletter edisi ini dalam
bentuk file pdf untuk dikirimkan kepada kolega Anda.
Silahkan
download disini.
Dapatkan lebih banyak lagi artikel, kata mutiara dan
cerita inspiratif dengan mengunjungi:
www.kingsonsurya.com
Bila Anda memiliki pertanyaan, masukan,
atau komentar, silahkan
hubungi kami di Kingson@kingsonsurya.com
Terima kasih telah mengunjungi KingsonSurya.com
|