Kingsonsurya | Gratis Enlightened Success Newsletter 2009 #2 - Antara Jarum Jam Dan Jarum Kompas
Motivasi Sukses Ebook Newsletter Gratis

Dapatkan Newsletter GRATIS berisi Artikel dan EBook seputar motivasi, pengembangan diri, dan

kekuatan pikiran yang mencerahkan jalan menuju sukses dan bahagia.

    Download Versi Pdf     |      Arsip Newsletter       |        Daftar Newsletter Gratis        |    Kirim Komentar

Halaman Utama
Kata Mutiara Inspiratif
Cerita Inspiratif
Buku & DVD Motivasi
Situs Motivasi Populer
Artikel Motivasi
Peta Situs
Kontak Kami

Buku Best Seller di Amazon:

 

Cari Buku Favorit Anda di Amazon:

 

 

success, motivation, inspiration, attitude, self help, mind power, enlightened, thank you, gratitude, grateful,

Enlightened Success Newsletter 2009-
Edisi No. 2
success, motivation, inspiration, attitude, self help, mind power, enlightened, thank you, gratitude, grateful,

Sahabat,

Selamat Datang di Enlightened Success Newsletter 2009 Edisi Ke-2, Maret 2009.

Dalam edisi ini, kami suguhkan:

  1. Artikel: Antara Jarum Jam Dan Jarum Kompas
  2. Mutiara Renungan: Tujuan Hidup
  3. Cerita Inspiratif: Pencapaian Hidup
  4. Kado:Ebook "Calming The Chaotic Life" Karangan Iain Legg

===============================================

Artikel:

Antara Jarum Jam Dan Jarum Kompas

Dalam bukunya yang berjudul “First Things First”, Stephen R. Covey mengemukakan konsep yang sangat menarik. Buku ini saya baca pada tahun 1995, dan hingga saat ini masih terus saya temukan relevansinya.

Covey mengemukakan adanya dua jenis jarum penunjuk yang sangat mempengaruhi hidup kita. Yang satu adalah jarum jam, yang mengarahkan jadwal dan aktifitas kita, sehari-hari. Jadwal dan aktifitas yang mengisi agenda dan reminder di handphone kita. Contohnya: meeting yang harus dihadiri, deadline penyerahan tugas yang harus ditepati, janji pertemuan dengan seseorang, acara bersama keluarga, dan sebagainya.

JARUM JAM mewakili cara kita mengatur dan mengisi waktu kita dalam perjalanan hidup ini.

Jarum satunya lagi adalah jarum kompas, yang memberi petunjuk arah tujuan kita. Untuk mencapai tempat yang hendak kita tuju, bisa saja jalannya tidak mulus. Kadang kala, karena di hadapan kita terdapat tembok tinggi, kita butuh bantuan anak tangga, atau bahkan harus mengambil jalan melingkar. Apapun itu, selama masih memegang kompas di tangan, kita tidak akan tersesat, meskipun harus mengambil jalan melingkar. Bila kita lepaskan kompas dari tangan kita, atau bila jarum kompas sudah tidak lagi menunjukkan arah yang benar, maka kemungkinan besar kita akan tersesat.

JARUM KOMPAS mewakili visi, nilai-nilai, prinsip hidup, keyakinan, hati nurani, dan tujuan yang hendak kita raih. Ia mencerminkan apa yang kita anggap PENTING dalam hidup kita, yang akan mengarahkan keputusan-keputusan yang kita ambil dalam perjalanan hidup kita.

Bila perputaran jarum jam berjalan mendekati arah yang ditunjukkan jarum kompas, berarti kita menjalani hidup yang searah dengan nilai dan keyakinan kita. Hidup akan terasa indah. Kita akan merasakan kebahagiaan dan ketenangan batin.

Masalah muncul bila terjadi kesenjangan pada kedua jarum tersebut. Ketika kita merasa apa yang kita lakukan tidak mendekatkan kita pada apa yang kita anggap penting dalam hidup ini. Ketika ada kesenjangan antara apa yang seharusnya kita lakukan, apa yang ingin kita lakukan, dan apa yang secara nyata kita lakukan.

Ada baiknya bila kesadaran itu muncul dari awalnya. Namun yang seringkali terjadi, kesadaran itu muncul belakangan, ketika semuanya sudah terjadi. Ketika semua pencapaian sudah kita raih, kita tetap tidak menemukan kepuasan. Yang kita temukan adalah kehampaan dan rasa sepi.

Ibarat orang yang berusaha keras memanjat satu demi satu “anak tangga keberhasilan” (pendidikan, jabatan, kedudukan, penghargaan, dan kesuksesan keuangan), namun setelah mencapai anak tangga teratas, kita baru menyadari bahwa tangga itu bersandar pada ... dinding yang salah.

Seringkali dalam proses menaiki “anak tangga keberhasilan”, kita terlalu fokus pada salah satu aspek. Biasanya aspek karir/pekerjaan/keuangan. Memang tidak ada yang salah dengan ini. Tapi karir/pekerjaan/keuangan bukanlah satu-satunya aspek dalam hidup kita. Ada aspek keluarga, sosial (teman/lingkungan), religius, dan sebagainya. Fokus pada satu aspek dengan menelantarkan aspek yang lain akan membuat hidup kita tidak seimbang. Akibatnya, tidak jarang kita mendengar seorang sahabat curhat dengan mengatakan, “Kan saya seperti ini juga demi keluarga. Seharusnya mereka mengerti!.”

Hidup yang tidak seimbang justru akan mengerdilkan arti kemajuan yang berhasil kita raih di salah satu aspek, sebesar apapun itu. Di puncak keberhasilan itu, kita ternyata menemukan kehampaan dan rasa sepi. Saat itu baru kita sadari bahwa “anak tangga keberhasilan” yang telah kita naiki dengan susah payah, ternyata bersandar ... pada dinding yang salah.

Arti keberhasilan di salah satu aspek baru menjadi lengkap dengan kehadiran aspek kehidupan lainnya. Arti keberhasilan karir misalnya, justru kita rasakan ketika ada keluarga dan sahabat yang memberi selamat (secara tulus) dan ikut merasakan kebahagiaan yang kita rasakan. Dan perayaan itu diawali dengan ucapan syukur dan terima kasih dari dasar hati kita kepada Tuhan yang telah memungkinkan segalanya terjadi.

Hukum kehidupan itu sebetulnya sederhana. Hidup kita berarti karena adanya Tuhan dan kehadiran orang lain, berupa keluarga, sahabat, rekan kerja, karyawan, perusahaan, dan lingkungan tempat tinggal kita. Hidup kita berarti karena kita memberi arti dan nilai lebih bagi orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita.

Hendaknya kita mengisi perputaran jarum jam kita sehari-hari, tanpa melupakan arah yang telah ditunjuk oleh jarum kompas.

Salam Sukses,

   Kingson

Kingson Suryaatmaja

NB: Anda dapat mengutip isi artikel ini, dengan tetap mencantumkan sumbernya, yakni: http://www.kingsonsurya.com.

Dapatkan lebih banyak lagi artikel seputar motivasi dan pengembangan diri, sales dan pengembangan bisnis, serta artikel seputar hubungan keluarga dan menjadi orang tua di: http://www.kingsonsurya.com/Artikel.htm

================================================

Mutiara Renungan:

Tujuan Hidup

“Jalan menuju tujuan kita tidak selamanya lurus. Kadang kita mengambil jalan yang salah, tersesat, atau harus memutar. Mungkin masalahnya bukan jalan apa kita ambil. Yang penting adalah kita sudah memulai.” - Barbara Hall

“Sebuah rencana yang baik adalah seperti sebuah peta. Ia menunjukkan tempat tujuan kita, dan biasanya jalan terbaik menuju ke sana.” - H. Stanley Judd

“Apa yang Anda perlukan adalah sebuah rencana, sebuah peta, dan keberanian untuk mengarah pada tujuan Anda.” - Earl Nightingale

“Dengan melewati semua hambatan dan rintangan, seseorang pasti akan tiba pada tujuan yang diinginkannya.” - Christopher Columbus

“Fokus pada perjalanannya, bukan pada tujuannya. Kebahagiaan yang sebenarnya bukan pada saat menyelesaikannya, melainkan pada saat melakukannya.” - Greg Anderson

“Ikuti apa yang sungguh-sungguh Anda sukai, dan biarkan ia menuntun Anda menuju tujuan Anda.” - Diane Sawyer

“Ia yang tidak tahu bagaimana melihat ke belakang, ke tempat asalnya, tidak akan mencapai tempat tujuannya.” - Jose Rizal

“Saya tidak bisa mengubah arah angin, tapi saya bisa menyesuaikan layar agar saya tetap mencapai tempat tujuan saya.” - Jimmy Dean

“Tujuan seseorang bukanlah sebuah tempat. Sesungguhnya, ia adalah sebuah cara pandang yang baru terhadap segala sesuatu.” - Henry Miller

“Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan. Saat Anda melakukannya adalah jauh lebih penting dibanding saat Anda berhasil mencapainya.” - Arthur Ashe

“Tanpa sasaran dan rencana untuk mencapainya, Anda adalah seperti sebuah perahu yang berlayar tanpa tujuan.” - Fitzhugh Dodson

“Jalan yang mengarah pada tujuan Anda tidaklah terpisah dari tujuan Anda. Ia adalah bagian dari tujuan itu sendiri.” - Charles de Lint

“Hidup yang baik adalah sebuah proses, bukan sebuah keadaan. Ia adalah sebuah arah, bukan tujuan.” - Carl Rogers

“Anda ditakdirkan menjadi orang yang Anda putuskan.” – Ralph Waldo Emerson

“Anda dapat menentukan apa yang Anda inginkan. Anda dapat memutuskan sasaran utama, target dan tujuan Anda.” – W. Clement Stone

“Jalan kehidupan penuh dengan tikungan dan belokan, dan tidak ada dua arah yang sama. Tapi pelajaran hidup ini datang dari proses perjalanannya, bukan dari tujuannya.” – Don William Jr

===============================================

Puisi Inspiratif:

Pencapaian Hidup

Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang raja. Suatu hari, Sang Raja memberitahu perawat kudanya, bahwa ia diperbolehkan menunggang kudanya dan menjelajahi daerah yang dikehendakinya seluas mungkin. Sang Raja akan menghadiahi perawat kuda itu semua daerah yang berhasil dijelajahinya.

Tentu saja, sang perawat kuda segera melompat ke kudanya dan memacu kudanya berlari secepat mungkin, menjelajahi sebanyak mungkin daerah yang bisa dilewatinya. Ia terus berjalan, dan tanpa henti mencambuk kudanya agar berlari secepat mungkin. Rasa lapar dan lelah tidak dihiraukannya. Ia ingin bisa menjelajahi sebanyak mungkin daerah. 

Tibalah hari dimana ia sudah berhasil menjelajahi daerah yang cukup banyak. Namun pada saat itu, ia sudah kehabisan tenaga dan sekarat. Bertanyalah ia pada dirinya sendiri, "Mengapa saya memaksa diri menjelajahi daerah sebanyak ini? Kini saya sekarat, dan yang saya butuhkan hanya sedikit tempat untuk menguburkan tubuh yang sekarat ini?

Pengarang: Tidak Diketahui; Sumber: Tidak Diketahui

===============================================

  • Kado:

    Kado edisi ini adalah sebuah ebook berjudul "Calming The Chaotic Life" karangan Iain Legg. Iain Legg adalah seorang Editor dari Dream Life Newsletter.

    Buku ini memuat panduan agar kita bisa menjalani sebuah kehidupan yang lebih efisien dan seimbang, antara karir, pekerjaan, keluarga, dan kebutuhan pengembangan spiritual diri kita. Ini adalah buku yang memberi pencerahan bagi kita untuk mencapai kehidupan yang lebih produktif dalam segala aspek kehidupan kita.

    Saya yakin Anda telah memiliki ebook lain yang telah saya berikan, ya kan? Kalau belum, maka Anda dapat mendaftarkan diri Anda sebagai anggota Enlightened Success Newsletter. Ini sepenuhnya GRATIS.

    Silahkan daftarkan diri Anda (bagi yang belum) di http://www.KingsonSurya.com.

    Untuk mendownload kado Anda edisi ini, silahkan klik gambar buku di atas.

    Ebook ini berformat Adobe Acrobat PDF. Bila Anda belum memiliki Adobe PDF Reader, Anda dapat mendownload secara gratis disini.

    =============================================

    Anda dapat mendownload newsletter edisi ini dalam bentuk file pdf untuk dikirimkan kepada kolega Anda. Silahkan download disini.

    Dapatkan lebih banyak lagi artikel, kata mutiara dan cerita inspiratif dengan mengunjungi: www.kingsonsurya.com

    Bila Anda memiliki pertanyaan, masukan, atau komentar, silahkan hubungi kami di Kingson@kingsonsurya.com

    Terima kasih telah mengunjungi KingsonSurya.com
    Related Links