Enlightened Success
Newsletter 2008- Edisi No. 10
success, motivation, inspiration, attitude, self
help, mind power, enlightened, thank you, gratitude,
grateful,
Sahabat,
Selamat Datang di
Enlightened Success Newsletter 2008 Edisi
Ke-10, Oktober 2008.
Dalam edisi ini, kami suguhkan:
- Artikel: Tidak Punya Apa-apa, Tapi Punya
Segalanya
- Mutiara Renungan: Keserakahan
- Cerita Inspiratif: Akibat Serakah
- Ulasan dan Rekomendasi: Buku berjudul
"Value Investing For Dummies" karya Peter J.
Sander
- Kado:Ebook "Inner Light Outer Wealth" karya
Asoka Selvarajah, Ph.D.
=============================================
Artikel:
Tidak Punya
Apa-apa, Tapi Punya Segalanya
Belakangan ini, seluruh dunia sedang membicarakan
krisis ekonomi yang kian menghantui. Terlepas dari
masalah sistem keuangan, pengawasan dan lainnya,
bila dikembalikan pada sifat dasar manusia, maka
sumbernya tidak lain adalah : KESERAKAHAN.
Keserakahan adalah seperti sebilah pisau bermata dua.
Bila diartikan sebagai sifat yang menginginkan
sesuatu yang lebih dari yang dimiliki saat ini, maka
sifat serakah adalah sesuatu baik, karena mendorong
kita untuk melakukan lebih. Memiliki karir dan
penghasilan yang lebih baik, memiliki lebih banyak
teman, menjadi orang tua atau anak yang lebih baik,
dsb.
Masalah muncul ketika berhadapan dengan keserakahan
yang lepas kendali, yang menginginkan sesuatu dengan
menghalalkan segala cara, yang biasanya tidak etis.
Sumber masalahnya bukan lagi karena “kekurangan”,
tapi karena “menginginkan lebih”.
|
Ambil contoh korupsi. Korupsi terjadi bukan
karena kekurangan penghasilan. Tapi karena
keserakahan bertemu dengan kesempatan.
Pengendalian diri yang lemah terhadap
keserakahan bertemu dengan pengawasan yang
lemah yang menciptakan kesempatan. Maka
terjadilah peristiwa dimana orang menggadaikan
integritas dirinya dengan melakukan korupsi. |
 |
Keserakahan tak terkendali seringkali terjadi karena
orang TIDAK SABAR. Apa yang ada dipikiran seseorang
ketika ia menerobos lampu merah di perempatan jalan?
Apakah ia khawatir lampu merah itu tidak akan
berganti menjadi hijau? Tentu tidak. Jawabannya
sederhana: TIDAK SABAR.
Padahal sifat sabar adalah kecerdasan emosi yang
menjadi salah satu ciri orang sukses. Ada sebuah
penelitian di sebuah Fakultas Psikologi. Mereka
mengumpulkan anak berumur 5-6 tahun dalam sebuah
ruangan dan memberi permen coklat dihadapan mereka.
Mereka diberitahu bahwa boleh langsung memakan
permen itu atau menunggu 30 menit. Siapapun yang mau
menunggu 30 menit, akan diberi 2 permen coklat. Ada
anak yang langsung memakan permen itu, dan ada yang
mau menunggu 30 menit untuk memperoleh tambahan 2
permen coklat.
Penelitian dilanjutkan 30 tahun kemudian. Anak yang
mampu menunda kesenangan ternyata mendapatkan nilai
sekolah yang lebih baik, menjadi karyawan yang lebih
baik, atau menjadi pengusaha yang lebih sukses
dibanding teman-teman mereka yang tidak mampu
menunda kesenangan. Demikianlah sikap sabar dan
kemampuan menunda kesenangan terbukti merupakan
salah satu atribut orang sukses.
Banyak orang yang bahkan begitu tidak sabarnya
sehingga seringkali memilih pola hidup di atas batas
kemampuannya. Sering kita temui orang yang memiliki
satu dompet penuh berisi kartu kredit.
|
Tentu tidak ada yang salah dengan kartu kredit
sebagai instrumen pembayaran yang disertai berbagai
bonus dan diskon yang menggiurkan. Tapi ia akan
menjadi salah bila digunakan tanpa perhitungan.
Tagihan bulanan dibayar dengan cicilan minimum.
Padahal sisanya dikenakan bunga yang sangat tinggi
oleh bank penerbit kartu. Akhirnya, hutang yang satu
ditutup dengan hutang yang lain. Akibatnya, hutang
semakin menggurita. Begitu tidak terkendali, mereka
jadi bingung sendiri. |
 |
Ada baiknya kita melihat pola hidup Warren Buffet
dan George Soros. Kini, Buffet adalah orang terkaya
di dunia, mengalahkan Bill Gates, bos Microsoft.
Dalam buku “The Winning Investment Habit of
Warren Buffet & George Soros”, dikatakan bahwa
Buffet dan Soros adalah orang yang berprinsip
“Hiduplah jauh di bawah kemampuan Anda.”
Meskipun termasuk jajaran orang kaya dalam Fortune
500, mereka menikmati kemewahan yang tidak
berlebihan. Warren Buffet tetap tinggal di rumah
dengan tiga kamar, yang dibelinya 50 tahun lalu
ketika menikah. Ia mengatakan bahwa ia sudah
memiliki segalanya di rumah itu. Soros tinggal di
rumah yang sederhana, yang tidak berbeda dari
lingkungannya. Ia mengatakan, “Saya selalu hidup
dalam skala yang jauh lebih sederhana ketimbang
sumberdaya keuangan saya.”
|
Mereka adalah contoh orang yang menjalani kehidupan
sebagaimana orang kebanyakan. Kelihatannya mereka
tidak punya apa-apa, tapi sebetulnya punya segalanya. |
 |
Tentu kita tidak perlu menunggu hingga menjadi orang
terkaya dalam jajaran Fortune 500 untuk menjalani
hidup “tidak punya apa-apa, tapi punya segalanya.”
Dengan bersikap syukur, seringkali kita menemukan
bahwa sesungguhnya kita punya segalanya. Kehidupan
yang harmonis dengan pasangan hidup yang kita cintai.
Anak-anak yang ceria dan selalu mencerahkan
hari-hari kita. Teman-teman yang memperkaya hidup
kita. Dan sebagainya.
Keinginan untuk mencapai atau memiliki sesuatu yang
lebih dari yang ada saat ini merupakan hal positif
yang mendorong seseorang untuk maju. Yang diperlukan
adalah kecerdasan emosi berupa sikap sabar untuk
menjalani proses, tidak bisa instant. Sehingga,
proses yang dijalani tidak sampai membuat kita
justru kehilangan hal yang paling penting dalam
hidup kita, yang sebetulnya sudah kita miliki saat
ini, yakni keluarga, teman, integritas dan jati diri
kita sendiri.
Salam Sukses,
Kingson
Kingson Suryaatmaja
NB: Anda dapat
mengutip isi artikel ini, dengan tetap mencantumkan
sumbernya, yakni:
http://www.kingsonsurya.com.
Dapatkan lebih banyak lagi artikel seputar
motivasi dan pengembangan diri, sales dan
pengembangan bisnis, serta artikel seputar hubungan
keluarga dan menjadi orang tua di:
http://www.kingsonsurya.com/Artikel.htm
|
Artikel ini
lahir dari obrolan inspiratif saya
kepada Pak Budi, seorang enterpreneur
berintegritas tinggi, customer, sahabat dan
guru yang bijak. Terima kasih, Pak Budi. |
Bila Anda ingin mendapatkan setiap edisi artikel
dalam Enlightened Success Newsletter, silahkan
daftar dengan mengisi alamat email dan nama Anda di
bawah ini:
Jangan lupa mengikuti petunjuk didalamnya.
=============================================
Mutiara Renungan:
Keserakahan
“Kita cenderung lupa bahwa kebahagiaan bukan
merupakan hasil dari memperoleh sesuatu yang tidak
kita miliki, tapi merupakan hasil dari pengakuan dan
penghargaan atas apa yang kita miliki.” - Frederick Keonig
“Ada banyak hal yang mungkin akan kita buang bila
kita tidak khawatir bahwa ada orang yang mungkin
akan memungutnya.” – Oscar Wilde
“Bumi menyediakan cukup untuk memuaskan kebutuhan
manusia, tapi tidak untuk memuaskan keserakahan
manusia.” – Mahatma Gandhi
“Bila pikiran Anda lemah, bisnis Anda akan
menjadi lemah. Bila Anda tidak teratur, bisnis Anda
akan kacau. Bila Anda serakah, karyawan Anda akan
serakah, memberikan Anda jauh dibawah yang
seharusnya, tapi senantiasa meminta lebih.” - Michael
Gerber
“...Monster itu nyata, setan juga nyata. Mereka
ada di dalam diri kita, dan kadang mereka menang.” – Stepehen King
“Keserakahan adalah iblis yang gemuk dengan mulut
yang kecil. Apapun yang Anda berikan padanya, tidak
pernah akan cukup.” - Janwillem
van de Wetering
“Nereka memiliki tiga gerbang: nafsu birahi,
kemarahan, dan keserakahan.” – Bhagavad Gita
“Orang miskin menginginkan banyak hal, tapi orang
orang serakah menginginkan segalanya.” - Publilius Syrus
“Orang serakah selalu miskin.” – Samuel Johnson
“Orang serakah dan fakir miskin pada prakteknya
adalah satu dan sama.” – Swiss Proverb
“Masalah utama saya dengan dunia ini adalah
ketakutan akan kekurangan ditengah kelimpahan....
kelaparan ditengah banyaknya sumber daya yang belum
termanfaatkan.... orang-orang yang memiliki
keterampilan, tapi belum menggunakannya.” - Milton
Friedman
“Orang miskin bukanlah orang yang memiliki
sedikit, tapi orang yang menginginkan lebih banyak.” – Seneca
“Dia yang serakah selalu menginginkan sesuatu.” – Horace
“Orang yang memenangkan uang jutaan dengan
mengorbankan hati nuraninya adalah seorang pecundang.” - BC Forbes
“Bila uang tidak menjadi pelayan, maka ia akan
menjadi tuanmu. If money be not thy servant, it will be thy
master. Orang yang tamak tidak bisa dikatakan
memiliki kemakmuran, karena sesungguhnya
kemakmuranlah yang telah memilikinya.” – Sir Francis Bacon
“Keinginan terkuat dan kelemahan manusia yang
paling berbahaya adalah: ambisi, keserakahan,
kesombongan, keinginan untuk dihormati. Kesemua ini
berkonspirasi menentang perdamaian.”
– James Madison
“Penipuan yang paling buruk adalah menipu diri
sendiri.”
- Plato
=============================================
Cerita Inspiratif:
Akibat Serakah
Pada suatu ketika, hiduplah seorang petani di sebuah
desa bersama istri dan kedua anaknya. Mereka
sebetulnya cukup makmur. Mereka memiliki seekor ayam
betina yang bertelur setiap hari. Telurnya bukan
telur biasa, melainkan telur emas.
Petani ini tidak puas dengan telur yang ia dapatkan
setiap hari. Rupanya ia adalah tipe orang yang ingin
kaya secara instant. Ia mulai
berpikir bagaimana caranya mendapatkan telur dalam
jumlah banyak sekaligus. Akhirnya ia menemukan
sebuah ide. Ia memutuskan untuk membunuh ayam betina
itu untuk mendapatkan semua telur yang ada
didalamnya.
Keesokan harinya, ketika ayam itu bertelur, ia
menangkap ayam itu dan memotong lehernya dengan
sebilah pisau, kemudian ia membelah isi perutnya.
Ternyata ia tidak menemukan apa-apa selain darah
dimana-mana. Tidak ada tanda-tanda adanya telur lain
dalam perut ayam itu. Petani itu begitu sedih karena
kini ia tidak akan pernah mendapatkan telur emas
lagi, tidak satupun.
Sebelumnya, kehidupannya berjalan lancar dengan satu
butir telur setiap hari. Kini ia telah membuat
hidupnya sendiri menderita. Hidupnya semakin susah
hari demi hari. Tidak lama kemudian, ia kehilangan
semua yang dimilikinya. Betapa malang dan bodohnya
ia.
Moral dari cerita ini adalah, keserakahan manusia
seringkali justru membawa penderitaan, bila tidak
disertai dengan sikap mensyukuri apa yang telah ia
miliki.
Pengarang: Tidak Diketahui; Sumber:
www.kidsfront.com
=============================================
Ulasan dan Rekomendasi:
Ingin meniru jejak investasi Warren Buffett? Value Investing For Dummies,
karangan Peter J Sander. Buku ini menerangkan apa itu investasi nilai dan bagaimana
menerapkannya dalam strategi investasi Anda. Buku
ini menyajikan prinsip-prinsip investasi yang telah
teruji, yang dapat diterapkan langsung.
Untuk memiliki buku ini, silahkan klik gambar di bawah ini:
=============================================
Kado:
| Kado edisi ini adalah sebuah ebook
berjudul "Inner Light Outer Wealth" karya
Asoka Selvarajah, Ph.D.
Asoka Selvarajah adalah seorang penulis/peneliti
yang aktif dalam bidang pengembangan diri dan
spiritual esoterik. Karya-karya Asoka banyak
membantu orang mencapai potensi diri
sepenuhnya, memperdalam pemahaman mereka
terhadap kebenaran mistikal dan menemukan
kebahagiaan jiwa yang sesungguhnya.
Ebook ini adalah berisi pedoman dan
strategi untuk menumbuhkan potensi spiritual
dan pengembangan diri Anda. Buku ini
menerangkan mengenai dunia di dalam diri kita,
bagaimana mengintepretasi kehidupan, bereaksi
terhadap berbagai peristiwa, dan kunci sikap
menuju sukses, dan masih banyak lagi. |
 |
Saya yakin Anda telah memiliki ebook lain yang telah
saya berikan, ya kan? Kalau belum, maka Anda dapat
mendaftarkan diri Anda sebagai anggota
Enlightened
Success Newsletter. Ini sepenuhnya GRATIS.
Silahkan
daftarkan diri Anda (bagi yang belum) dengan mengisi alamat email
dan nama Anda, dan ikuti petunjuk di
dalamnya:
Untuk mendownload kado Anda edisi ini, silahkan
klik gambar buku di atas.
Ebook ini berformat Adobe Acrobat PDF. Bila Anda
belum memiliki Adobe PDF Reader,
Anda dapat
mendownload secara gratis disini.
=============================================
Anda dapat mendownload newsletter edisi ini dalam
bentuk file pdf untuk dikirimkan kepada kolega Anda.
Silahkan
download disini.
Dapatkan lebih banyak lagi artikel, kata mutiara dan
cerita inspiratif dengan mengunjungi:
www.kingsonsurya.com
Bila Anda memiliki pertanyaan, masukan,
atau komentar, silahkan
hubungi kami di Kingson@kingsonsurya.com
Terima kasih telah mengunjungi KingsonSurya.com
|